”Brigade 2009 ini adalah ujung tombak yang menjadi delegasi penting dalam pengamanan surat suara yang memang seharusnya menjadi hak PKS. Tentunya dengan cara yang cerdas, intelek, santun dan penuh kedisiplinan sesuai perundang-undangan dan peraturan yang ada”.
PK-Sejahtera Online: Solo. Tidak kurang 370 ikut dalam apel Siaga Brigade 2009 yang diselenggarakan oleh Dapil V Jateng di Lapangan Ngendo, Jogonalan, Klaten. Brigade 2009 (Barisan Penegak Demokrasi 2009) yang terdiri dari 83 orang Barisan Putri Keadilan (Santika) dan 287 orang Pandu Keadilan se karesidenan Surakarta yaitu Klaten, Boyolali, Sukoharjo dan Solo siap siaga untuk menghadapi Pemilu 2009.
Menurut Ketua Bidang Pembinaan Pemuda dan Olahraga DPW PKS Jateng Suwaris, SE selaku inspektur Upaca Apel Siaga, keberadaan Brigade 2009 ini sangatlah penting dalam pengamanan pemilu, fungsi utamanya membantu menjaga keamanan beserta aparat kepolisian dan TNI dalam rangka menjaga situasi dan kondisi masyarakat ang kondusif” terlebih dari itu Brigade 2009 PKS di harapkan mampu mengawal dan mengadvokasi surat suara PKS pada Pemilu 2009 nanti” tegasnya.
Brigade ini di bentuk menurut Waris didasarkan pada keprihatinan pemilu 2004, dimana sesunguhnya berdasarkan perhitungan saksi PKS suara PKS saat itu mencapai sekitar 11% – 12 %, namun hanya dinyatakan memperoleh 8,3%. ”Brigade 2009 ini adalah ujung tombak yang menjadi delegasi penting dalam pengamanan surat suara yang memang seharusna menjadi hak PKS tentunya dengan cara yang cerdas, intelek, santun dan penuh kedisiplinan sesuai perundang-undangan dan peraturan yang ada” lanjutnya.
Amin Supodo, SP Koordinator Lapangan Apel Siaga menyampaikan agenda yang di lakukan selain Apel antara lain adalah Simulasi Pengamanan masa kampanye, simulasi pengamanan saksi serta simulasi pengamanan surat suara hasil pemilu. “Simulasi terhadap gangguan keamanan kampanye terbuka, adanya peluang gangguan dari pihak luar, yang memiliki tujuan lain yang dapat menggagu keamanan, kenyamanan serta kondusifitas jalanya kampanye” tegasnya.
Selain itu juga dilakukan simulasi pengamanan Saksi dan Surat Suara khususnya Perolehan Surat Suara PKS di gelar dengan contoh aktivitas di TPS lengkap dengan adanya peserta Pemilu, KPPS, Saksi, Panwaslu, dsb. ”Simulasi ini sengaja dilakukan menyerupai kenyataan sebenarnya agar peserta benar-benar memiliki keterampilan dan keunggulan dalam mensukseskan pemilu 2009 nantinya.” tegasnya.
Apel Siaga Brigade 2009 ini juga menarik perhatian Panwaslu dan Polres Kabupaten Klaten, setidaknya ada belasan anggota Panwaslu serta Polres Klaten ikut serta mengawasi dan menjaga jalannya Apel Siaga yang berakhir sampai tengah hari tersebut.
Kreatifitas Kader PKS memang tidaklah diragukan lagi, sehingga pernyataan kesiapan PKS dalam menghadapi pemilu bukanlah sekedar hisapan jempol, tetapi sejak awal memang betul-betul disiapkan secara matang, cermat dan penuh semangat kemenangan.


